Sungguh tidak menyenangkan jika anak kita jatuh sakit. Bagi Ibu bekerja seperti saya, kondisi demikian sungguh menyusahkan saya. Bagaimana tidak, yang biasanya Digi sangat pengertian jika mamanya pergi kerja, tidak merengek-rengek ngin ikut, kini menjadi si anak yang manjanya bukan main. ?mama jangan pergi kerja? atau ?mama Digi sakit..ingin sama mama..? waduhh..mendengar permintaan seperti itu ga tega rasanya untuk meninggalkannya pergi.Meskipun kompensasinya akan merusak aktivitas bekerja namun pada akhirnya anaklah yang utama. Kesehatan anak, khususnya balita, penting artinya bagi keluarga. Ibaratnya kesehatan anak adalah kebahagiaan orang tua. Wajar ketika anak enggan ngedot, terserang pilek, demam, atau problema lainnya, orang tua jadi kelabakan. Balita Sehat sehat adalah hak anak. Sehat di sini tidak hanya dalam pengertian fisik semata, melainkan juga kesehatan mental-sosial. Kebutuhan untuk menjadi bahagia, dalam hal ini sehat mental dan sosial, juga merupakan hak anak.

Namun, balita yang sehat belum tentu bahagia. Ciri balita yang sehat dan bahagia antara lain, Kulit dan rambut bersinar, mata cerah, aktivitas fisik memadai, tidur nyenyak, nafsu makan memadai, tidak sering uring-uringan, gampang senyum, dan masih banyak lagi. Sebagai orang tua harus peka dan responsif terhadap perkembangan anak. Tunjukkan penghargaan dan pengakuan terhadap anak secara verbal maupun non-verbal. Menurut dr. Tinuk Agung Meilany dari RSAB Harapan Kita, Anak yang bahagia adalah adalah anak yang bisa bernyanyi, tertawa, bebas berekspresi, serta tumbuh wajar sesuai kebutuhan dan minatnya. Menurutnya, untuk menjadi anak yang bahagia dan merasa puas pada dirinya sendiri perlu rangsangan yang cukup. Rangsangan ini akan diterima dengan optimal bila tubuh sehat dan hal ini perlu didukung nutrisi yang cukup dan seimbang.Balita yang sehat, antara lain ditandai dengan aktif, ceria, memiliki selera makan yang baik, serta bisa bermain dan belajar. Berat badan naik setiap bulan dan perkembangan balita sesuai dengan usianya. Tinuk menyebut, agar seorang balita mampu menerima rangsangan dengan optimal, kebutuhan nutrisi atau zat gizi balita harus sejajar dengan pertumbuhan, aktivitas fisik, ukuran badan, energi yang dikeluarkan dan fase sakit.Pemeliharaan Kesehatan Balita

Dalam pemeliharaan kesehatan balita, pemenuhan gizi berpengaruh terhadap kesehatan dan daya tahan balita. “Kalau gizi baik, risiko balita terkena penyakit berkurang. Kalaupun terkena kuman, karena daya tahan tubuhnya bagus, ia tidak sampai sakit, tapi hanya berupa gejala. Misalnya, diare sebentar kemudian diare itu hilang,” jelas Dr. Kishore.Daya tahan tubuh, yang dikenal sebagai immunoglobulin berasal dari protein. Kalau tidak ada protein, tidak akan terbentuk faktor daya tahan tubuh. “Jadi, ada korelasi langsung antara gizi dan daya tahan tubuh. Semakin buruk gizinya, semakin jelek daya tahan tubuhnya, semakin sering terinfeksi, semakin turun nafsu makannya, dan semakin turun lagi daya tahan tubuhnya. Semua menjadi seperti lingkaran setan,” tutur Dr. Kishore. Itulah pentingnya dilakukan imunisasi pada anak.Makanan untuk balita harus cukup energi dan semua zat gizi sesuai dengan umur. Semua gizi esensial harus cukup. Kebutuhan energi bayi dan anak relatif lebih besar daripada orang dewasa, karena pertumbuhannya yang pesat. Demikian pula kebutuhan protein balita relatif lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa. Protein merupakan sumber asam amino esensial yang diperlukan sebagai zat pembangun, yakni untuk pertumbuhan dan pembentukan protein serum, hemoglobin, enzim, dan antibodi. Juga untuk menggantikan sel-sel yang rusak, memelihara keseimbangan asam basa cairan tubuh dan sumber energi. Komposisi makanan yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein tersebut akan disempurnakan dengan kehadiran susu sebagai sumber zat tenaga yang juga mengandung berbagai komponen penting, seperti DHA, AA, Sialic Acid, Sphingomyelin, protein, vitamin, dan mineral. DHA dan AA merupakan asam lemak rantai panjang tak jenuh ganda sebagai komponen utama pembentuk otak dan retina mata. DHA dan AA juga berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi membran sel otak, retina mata, serta proses metabolisme sel-sel syaraf dalam otak. Sedangkan sialic acid (SA), bagian dari ganglion otak, berdasarkan penelitian memiliki peran penting dalam proses pembelajaran dan pembentukan daya ingat anak. Kemudian, sphingomyelin adalah suatu kandungan lemak di dalam otak, berperan sebagai kerangka penyusun membran sel serta banyak fungsi lainnya. sphingomyelin berperan juga dalam pembentukan lapisan pelindung myelin, di mana myelin berfungsi untuk mempercepat rangsangan dari sel syaraf yang satu ke sel syaraf lainnya guna mengoptimalkan kemampuan otak dalam mengirim pesan.Oleh sebab itu dalam pemilihan susu, penting sekali untuk memilih susu yang mengandung zat-zat yang penting bagi pertumbuhan otak tersebut. Tentu saja tujuannya agar balita Anda tumbuh secara optimal, baik secara fisik maupun intelektual.Beberapa penyakit yang umum diderita anak hampir dipastikan pada satu saat menyerang anak kita. Oleh sebab itu gejala penyakit dan cara penanganannya perlu dikenali. Penanganan juga bukan hanya membantu penyembuhan, namun juga dapat mencegah timbulnya komplikasi lebih jauh.Sedia obat sebelum sakit

Penyakit yang sering diderita bayi dan balita, menurut Dr. Kishore R.J., dokter spesialis anak yang berpraktik di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina di Jatinegara, Jakarta, antara lain, demam, infeksi saluran napas, dan diare. “Tapi yang sering membuat orang tua segera membawa anaknya berobat adalah demam dan diare. Kalau batuk-pilek biasanya masih bisa ditunda,” tuturnya.Untuk mencegah diare, saran Dr. Kishore, jangan makan jajanan dari luar yang kurang terjamin kebersihannya. Bagi bayi, botol susu harus disterilkan. Yang paling penting menjaga kebersihan. “Yang sering terjadi, dot jatuh dan dipasang kembali karena baby sitter malas mencucinya. Atau, susu sudah berjam-jam diminumkan lagi,” ujarnya. Hal-hal demikian banyak terjadi terutama pada keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah sekali, atau tinggi sekali, yang menyerahkan perawatan anak sepenuhnya pada pengasuh bayi.Dalam kotak obat keluarga sebaiknya tersedia jenis obat anak, seperti obat turun panas dan antidiare. Juga jenis obat lain berdasarkan kasus demi kasus yang biasa diderita anak. Misalnya, untuk anak yang sering kambuh asmanya, perlu disediakan obat cadangan dengan resep dokter untuk persediaan kalau asmanya timbul.Tidak ada seorang ibupun yang merasakan kebahagiaan jika si buah hati sakit, dengan pemeliharaan kesehatan balita, yaitu meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, diharapkan si balita menjadi balita yang sehat, kuat sehingga meskipun memang harus sakit, si balita cepat dapat memulihkan dirinya karena sang ibu telah mempersiapkan daya tahan tubuh si balita.Tentunya, jika si balita sehat, tidak gampang sakit, Ibu pun akan bahagia dan tenang menjalani aktivitasnya. Bukankan begitu Ibunda…?