Kebiasaan jajan sepertinya dialami hampir semua anak balita. Bukti kecil dapat kita lihat dari banyaknya penjual jajanan atau warung-warung yang menjajakan makanan ringan atau makanan jajanan untuk anak. Sebagai orang tua kadang susah mencegah anak untuk tidak jajan. tangisan dan teriakan si anak kadang menyertai larangan untuk jajan tersebut, yang akhirnya kebanyakan orang tua meluluskan permintaan anak untuk jajan.
Sebenarnya kebiasaan jajan pada balita masih bisa kita kontrol, karena memang tugas orang tua untuk mengontrolnya. Intinya pilihlah jajanan yang sehat dan bersih. Pilihlah jajanan yang tidak terlalu tinggi kadar karbohidrat sederhananya (gula dan tepung terigu) dan jangan terlalu berlemak serta pilihlah jajanan yang tidak mengandung Mono Sodium Glutamat (MSG). JIka si balita terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang terbuat dari tepung terigu dan gula, diperkirakan akan terjadi obesitas pada si anak. Begitu juga dengan jajanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan serat kurang seperti fast food. Mengkonsumsi fast food tidak dilarang namun harus diimbangi dengan makan buah dan sayur.
Kebiasaan jajan es krim juga perlu kita kontrol. Bila setiap hari si balita makan es krim, bukan tidak mungkin si anak akan over weight karena kandungan gula dan tepung yang ada di dalam es krim tersebut. Namun, jika kebiasaan jajan es krim tersebut hanya dilakukan seminggu sekali sepertinya masih bisa dikatakan normal untuk si anak.
Mencermati timbulnya kebiasaan jajan pada balita, ternyata dapat disebabkan oleh kebiasaan orang tua yang menyukai gaya hidup jajan, kurangnya variasi makanan di rumah, dan pengaruh lingkungan. Pengaruh lingkungan dapat terjadi ketika si balita tergiur melihat teman-temannya menyantap jajanan. Melarang si anak untuk tidak jajan mungkin sulit untuk dilakukan, namun sebagai orang tua jika kebiasaan jajan pada balita sudah memberikan dampak negatif maka sudah sepatutnya mengambil langkah-langkah tertentu untuk mengurangi kebiasaan jajan ini.
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
Leave a reply