Tiba-tiba Digi terbangun dari tidurnya sambil menjerit keras. Karuan saja, saya, yang terlelap di kamar sebelah kaget bukan kepalang. Dengan terburu-buru menuju kamarnya. Seketika Digi saya dekap sambil dielus-elus kepala dan punggungnya agar tenang dan merasa nyaman. Ternyata, barusan Digi mengalami mimpi buruk.
Mimpi buruk sudah bisa dialami anak 1-3 tahun. Secara psikologis, ini berkaitan dengan pola pikir anak batita yang mulai berkembang, di mana interaksinya dengan lingkungan pun makin luas. Alhasil saat tidur, pengalamannya bereksplorasi selama seharian dapat larut dalam mimpi. Cuma sayang, kadang bukan mimpi indah yang didapat, tapi malah mimpi buruk yang datang.
While no one will argue with the popularity of Mattel’s Barbie Doll, one area that has raised its fair share of controversy over the years is her figure.
Many parents from around the world have argued that Barbie’s ultra-slim figure represents a ridiculous standard for a body shape. They say that many girls grow up thinking that they must have the same figure as Barbie or there is something wrong with them. While I don’t take that radical of a stance, I will say that it would be quite difficult to measure up to Barbie’s standards.
Kondom wanita sudah banyak beredar, lho. Kondom wanita ini katanya lebih ‘terasa’ dibanding kondom pria.
Kondom khusus wanita pertama kali dikenal di Amerika dan Eropa, sekitar 15 tahun lalu. Peningkatan jumlah penderita penyakit HIV-AIDS menjadi pencetus produksi kondom ini pada awalnya. Seks bebas yang banyak dilakukan masyarakat di AS dan Eropa menjadi ancaman nyata meledaknya kasus penyakit menular seksual dan HIV-AIDS. Di Indonesia, kondom wanita telah di pakai di Indonesia 4-5 tahun lalu.
Kondom pria yang selama ini dipakai untuk menghindari penularan penyakit HIV-AIDS masih kurang efektif karena berbagai kendala dan alasan. Ketidakpraktisan serta ketidaknikmatan menjadi alasan utama penolakan kaum Adam mengenakan kondom saat bercinta. Kaum pria biasanya beranggapan, dengan memakai kondom, tidak ada gesekan langsung dengan vagina sehingga kurang terasa.
In one town near a beach and crowded with people there is lived an orphan girl.
Her name is Gadis (Indonesian Language with mean a calling for a young girl). Her parents was died since
she was small. Since then, she lived with her aunt. Unfortunately her aunt was very poor
and had a bad temper. She always was being cruel to Gadis.
Gadis is a diligent girl, she always doing her job well. One of her job is getting water
from a well. In beach area, it is no easy to get pure water. The location of the well is very
far from her home. When she was going to get water Gadis always come by to sit
under a big tree with dense leaf. In this time she can rest for a while and hindered from
the hard sun light.
Sometimes, Gadis cried under that tree if she felt alone in this world. She doesn’t know
to whom she can tell her sadness. Between her cried she always pray to the God asking
for His protection and guardian. Strangely, each time she cried the tree always spread
out her branch. The leafs wave slowly and make a beautiful sound as seem the tree was
singing. The sound made Gadis happy and amazed. The rhythm of this song
cheer up her sorrow and make her forgetting all her sadness. The song became a
lullaby. The little girl slept under the tree and the big tree lowering its branch so the
sun light could not harm her body. When she slept too long, the tree wake her up by
falling one leaf to her cheek.
Pada suatu musim panas yang indah di pedesaan, seekor Ibu Itik sedang menunggu telur-telurnya menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik kecil dari telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar si Ibu Itik mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak itik kecil yang keluar sangatlah buruk rupa.
?Aku tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!? Si ibu Itik berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepada saat ia melihat anak bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang bruuk rupa, dank arena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu menertawakannya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik mencoba menghiburnya,
Sudah tidak asing lagi jika si kecil yang berusia batita menjadi begitu rewel. Sampai-sampai dalam melakukan kegiatan sehari-hari ia pun selalu mengawali dengan menangis. Ternyata kerewelan si batita berhubungan pula dengan temperamennya. Umumnya temperamen anak dibagi menjadi 3, yakni mudah, sulit, dan lambat (slow to warm up). Semua temperamen ini sudah dapat dilihat sejak si kecil masih bayi.
Anak yang tergolong bertemperamen mudah, sangat mudah beradaptasi dalam menghadapi situasi baru. Sebaliknya anak yang tergolong bertemperamen sulit akan sulit beradaptasi dengan menunjukkan reaksi yang keras bila dikenalkan pada lingkungan baru. Sedangkan anak yang tergolong bertemperamen lambat butuh rentang waktu tertentu untuk menyesuaikan diri.
15 Nov
Posted by mamadigi as General
How can a work at home mom really make money at home?
That?s the question. Please don?t tell me about network marketing & affiliate internet marketing programs to run around for hours to make peanuts! What about the 20 year old kid who makes a presence online to make money at home? Doesn?t that just fry your brain? If young kids can learn how to utilize the computer, couldn?t I? For the weary & overworked mom, either alone or married, learning how to make money at home can be overwhelming. However, I knew that if I make money at home, I could still be home with my kids! That?s my desire & reality!
Sonic the Hedgehog truely is a legendary video game icon. He smashed his way onto the gaming scene back in 1991 when SEGA first brought you the super fast, blue blur character.
Known for his rebellious attitude and signature speed, Sonic has made a name for himself in the gaming world and has no plans of fading away anytime soon.
Before going further into choosing computers for children, I believe that you would like to know the answer to the following question:
Are computers for children necessary?
And what will a child use the computer for?
The easiest answer for this two is: ?Yes. A child needs a computer so that he can play computer games?. Everybody agrees. Nevertheless, let?s not just limit on the short term use of the computer. Let?s analyze the world we live in and see what a computer can do for children.
Sungguh tidak menyenangkan jika anak kita jatuh sakit. Bagi Ibu bekerja seperti saya, kondisi demikian sungguh menyusahkan saya. Bagaimana tidak, yang biasanya Digi sangat pengertian jika mamanya pergi kerja, tidak merengek-rengek ngin ikut, kini menjadi si anak yang manjanya bukan main. ?mama jangan pergi kerja? atau ?mama Digi sakit..ingin sama mama..? waduhh..mendengar permintaan seperti itu ga tega rasanya untuk meninggalkannya pergi.Meskipun kompensasinya akan merusak aktivitas bekerja namun pada akhirnya anaklah yang utama. Kesehatan anak, khususnya balita, penting artinya bagi keluarga. Ibaratnya kesehatan anak adalah kebahagiaan orang tua. Wajar ketika anak enggan ngedot, terserang pilek, demam, atau problema lainnya, orang tua jadi kelabakan. Balita Sehat sehat adalah hak anak. Sehat di sini tidak hanya dalam pengertian fisik semata, melainkan juga kesehatan mental-sosial. Kebutuhan untuk menjadi bahagia, dalam hal ini sehat mental dan sosial, juga merupakan hak anak.
Namun, balita yang sehat belum tentu bahagia. Ciri balita yang sehat dan bahagia antara lain, Kulit dan rambut bersinar,